This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 21 Mei 2012

Jangan Ngemil Buah Ini!


Saat sedang merasa lapar, terkadang orang ingin mengunyah cemilan, seperti keripik, cokelat, hingga kue, yang sangat memanjakan lidah. Agar tetap sehat, banyak orang mengganti cemilan-cemilan tersebut dengan buah-buahan segar.

Buah-buahan memang kaya akan vitamin dan mineral yang menunjang diet sehat Anda. Sayangnya, masih banyak orang menganggap semua buah pasti menyehatkan padahal ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dipilih sebagai cemilan. Timesofindia (14/5) menyebutkan beberapa buah yang sebaiknya Anda hindari untuk dijadikan cemilan sehat.
Melon dan semangka

Kedua buah ini memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Sayangnya, kandungan gula dalam keduanya cukup tinggi (Indeks glikemik mencapai 65-100 persen), sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.
Nanas

Buah yang cukup unik ini memang kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, buah nanas juga rendah lemak sehingga baik untuk menurunkan kolesterol. Namun, buah nanas yang masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. Selain itu, buah ini juga mengandung bromelain, sebuah enzim yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.
Mangga dan pepaya

Buah ini tentu saja menjadi favorit Anda. Meskipun rasanya tidak semanis nanas, buah mangga dan pepaya akan aman jika dikonsumsi sesekali saja. Untuk menggantikan keduanya, Anda bisa mencoba pisang. Walaupun pisang juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi (GI mencapai 55), namun pisang merupakan sumber energi yang baik.

Petugas ATC Tak Menyadari Sukhoi Menghilang?

Teka teki seputar kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak Gunung Salak, Bogor, semakin terkuak. Laporan utama majalah Tempo berjudul "SOS Menara Bandara" edisi 21 Mei 2012, terungkap bahwa petugas pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) ternyata sempat telat 19 menit sebelum menyadari Sukhoi menghilang.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 9 Mei 2012 pukul 14.33.  Sumber Tempo mengatakan insiden itu terjadi setelah Pilot Aleksandr Yablontsev melapor ke petugas di Tower East, Jakarta Approach, Bandar Udara Soekarno-Hatta, untuk menurunkan ketinggian dari 10.000 ke 6.000 kaki--atawa 3 menjadi 1,8 kilometer--dari permukaan laut. 

Setelah itu, Yablontsev memutarkan pesawatnya sekali di atas Pangkalan Udara Atang Sendjaja, Bogor. Orbit berjalan mulus. Tak ada pertanyaan dari petugas tentang alasan pilot mengurangi ketinggian pesawat. Bisa jadi itu karena posisi pesawat dianggap aman, lantaran berada di training area Atang Sendjaja, wilayah persegi panjang yang terbentang dari barat ke timur sepanjang 50 kilometer. Area ini bersih dari bukit dan gunung. Pilot bisa menerbangkan pesawat serendah mungkin. Saat kejadian, petugas pemandu kembali sibuk melayani pesawat lain. Ketika itu, ia memandu 13 penerbangan, termasuk Sukhoi.

Dua menit setelah pilot minta izin menurunkan pesawat, kecepatan terdeteksi 290 knot atau 537 kilometer per jam, separuh dari kecepatan maksimumnya. 

Yablontsev terdengar berbicara dan memberitahukan akan berbelok ke kanan. Tak ada respons. Moncong pesawat menuju gunung. Tak ada suara dari petugas pemandu. Pilot bisa jadi tak sadar menuju bahaya--penyebabnya kelak diketahui dari rekaman di kotak hitam. 

Lima menit kemudian, pada pukul 14.33, Sukhoi berhenti di layar radar Soekarno-Hatta. Petugas masih tak menyadari kejanggalan. Seseorang yang mengetahui detail pemanduan udara menyatakan sistem peringatan darurat di ruang kontrol lalu lintas udara tak berbunyi. Padahal semestinya alat ini menjerit-jerit jika ada pesawat hilang dari radar.

Deputi Senior General Manager Air Traffic Control (ATC) Cengkareng Mulya Abdi menyangkal radar di menara tak memberi peringatan. "Radar berfungsi. Karena itu, kami segera tahu ada pesawat hilang kontak," ujarnya. Selengkapnya baca laporan utama majalah Tempo berjudul "SOS Menara Bandara."

BAGJA HIDAYAT, PRAMONO, AFRILIA SURYANIS

Bukannya Sirik, Pesta Pernikahan Anang-Ashanty Live 3 Jam di RCTI, Manfaatnya Apa?

[JEGEEER] Nurdin: Sepak Bola Indonesia Kacau-balau

Kisruh di tubuh PSSI mengakibatkan kondisi sepak bola Indonesia kacau-balau.

“Bayangkan, tujuh tahun saya membangun sistem sepak bola di Indonesia, agar bisa maju. Namun dalam sehari hancur akibat orang-orang yang tidak senang dengan saya,” kata mantan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, di Pontianak, usai membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kalbar, Senin (21/5).

Menurutnya, sistem sepak bola seperti tercantum dalam mukadimah, bukan sekadar olahraga, namun lebih kepada persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Sekarang tidak gampang mengembalikan ke kondisi semula karena sudah terjadi perpecahan di tubuh PSSI sendiri hingga tingkat bawah, pengurus cabang. Bahkan ada dualisme dalam satu klub,” ungkapnya.

Jalan ke luarnya, kata dia, semua pihak harus duduk satu meja guna menyelesaikan permasalahan ini. Jadi, seluruh masing-masing anggota harus introspeksi diri mengakui kesalahan dan kelemahannya. “Jangan mengedepankan ego masing-masing,” nilainya.

Nurdin juga meminta, pengurus yang menjatuhkan dirinya dulu untuk segera sadar dan mengakui kesalahannya. Sebab, membangun sepak bola tidak hanya melalui perorangan saja, melainkan harus kerja tim, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Apalagi, kondisi sepak bola sekarang sudah terpecah-pecah. Pada akhirnya yang dirugikan adalah bangsa Indonesia sendiri. “Kapan sepak bola Indonesia mau maju, jika para pengurusnya masih gontok-gontokan,” ujarnya.

Dia meminta kepada pengurus PSSI di Kalbar agar terus mempertahankan kekompakan, karena dirinya sangat mengetahui kalau di Kalbar adanya motto satu dalam keberagaman. “Ini yang harus dipertahankan oleh pengurus sepak bola di Kalbar,” pintanya.

http://kalbar-online.com/news/sport/...ia-kacau-balau

Hari Ini, 14 Tahun Silam, Soeharto Mundur

Liputan6.com, Jakarta: Pada 21 Mei 1998, Indonesia mengalami sebuah momen bersejarah: Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden.

Sebelumnya, Indonesia dilanda krisis ekonomi sejak pertengahan 1997. Kekecewaaan dan kemarahan rakyat memuncak. Setelah demonstrasi, kerusuhan, tekanan politik dan militer, serta berpuncak pada pendudukan gedung DPR/MPR RI berlangsung, Soeharto menyerah.
Di Credentials Room, Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Soeharto membacakan pidato pengunduran diri. Ini petikannya:
"Sejak beberapa waktu terakhir, saya mengikuti dengan cermat perkembangan situasi nasional kita, terutama aspirasi rakyat untuk mengadakan reformasi di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Atas dasar pemahaman saya yang mendalam terhadap aspirasi tersebut dan terdorong oleh keyakinan bahwa reformasi perlu dilaksanakan secara tertib, damai, dan konstitusional. Demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa serta kelangsungan pembangunan nasional, saya telah menyatakan rencana pembentukan Komite Reformasi dan mengubah susunan Kabinet Pembangunan VII.

"Namun demikian, kenyataan hingga hari ini menunjukkan Komite Reformasi tersebut tidak dapat terwujud karena tidak adanya tanggapan yang memadai terhadap rencana pembentukan komite tersebut. Dalam keinginan untuk melaksanakan reformasi dengan cara sebaik-baiknya tadi, saya menilai bahwa dengan tidak dapat diwujudkannya Komite Reformasi, maka perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII menjadi tidak diperlukan lagi."

"Dengan memperhatikan keadaan di atas, saya berpendapat sangat sulit bagi saya untuk dapat menjalankan tugas pemerintahan negara dan pembangunan dengan baik. Oleh karena itu, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 8 UUD 1945 dan secara sungguh-sungguh memperhatikan pandangan pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi yang ada di dalamnya, saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden RI terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari Kamis, 21 Mei 1998."

Sesuai hukum tata negara, kekuasaan jatuh kepada Wakil Presiden Prof. Dr. Ing. BJ Habibie. (YUS) 

http://berita.liputan6.com/read/4034...oeharto-mundur

setelah 14 tahun reformasi hanya kebobrokan pemerintah yang makin jelas terlihat, nyawa para mahasiswa yang menjadi reformasipun seperti sia-sia

160

160

159

159

158

158

157

157

156

156