This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 19 Januari 2012

[Berita] Penemuan makhluk setengah hewan tapi setengah tumbuhan

Penemuan spesies baru ini mengagetkan para ilmuwan. Menarik perhatian karena karakteristiknya setengah hewan dan setengah tumbuhan. Ilmuwan semula menganggap tak mungkin ada makhluk di antara hewan dan tumbuhan pun harus berpikir ulang.



Mesodinium chamaeleon sebenarnya adalah organisme sel tunggal. Karakteristik yang membuatnya bisa dikatakan hewan adalah adanya cilia, organ sel yang digunakan untuk bergerak. Adanya organ memungkinkan spesies ini bergerak secara aktif mencari makan seperti layaknya hewan.



Sementara itu, karakteristik yang membuatnya dikatakan tumbuhan ialah adanya simbiosis dengan alga. Mesodinium chamaeleon "menelan" alga, membiarkannya tetap utuh dan berfotosintesis. Mesodinium chamaeleon juga membawa alga bergerak dan mengubah penampakan dirinya seperti warna alga, yakni merah atau hijau.



Ojvin Mooestrap, peneliti dari Universitas Copenhagen, Denmark, yang menemukan spesies itu seperti dikutip New Scientist, Jumat (13/1/2012), menyatakan, "Pembagian antara hewan dan tumbuhan benar-benar tidak ada." Mooestrap mengungkapkan, banyak organisme mungkin gabungan di antara keduanya.



Mesodinium chamaeleon ditemukan di Pantai Niva, Denmark. Spesimen lainnya juga ditemukan di lepas pantai Finlandia dan Rhode Island. Temuan organisme setengah tumbuhan cukup jarang. Selain Mesodinium chamaeleon, organisme yang punya ciri hampir sama ialah Mesodinium rubrum.



Bentuk simbiosis yang dilakukan Mesodinium chamaeleon dengan menelan alga disebut endosimbiosis. Bentuk simbiosis ini ialah yang terpenting dalam evolusi. Dua miliar tahun lalu, organisme sel tunggal menelan bakteri dan memperbudaknya sebagai pabrik energi. Akibat proses ini, terciptalah mitokondria yang pada organisme multisel dikenal sebagai pabrik energi.



Mesodinium chamaeleon mencerminkan bagaimana endosimbiosis berkembang. Penemuannya dipublikasikan di Journal of Eukaryotic Microbiology baru-baru ini.

Sumber

[Berita] MUI Berharap Penyelesaian GKI Yasmin Aman

"Kepada semua pihak jangan ada upaya-upaya provokasi, seluruhnya diselesaikan saja. Karena ada pemerintah daerah dan seluruh pihak berwenang. Kita bangsa yang menyelesaikan masalah."

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap penyelesaian sengketa pendirian Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor, Jawa Barat, lancar dan aman.

"Kepada semua pihak jangan ada upaya-upaya provokasi, seluruhnya diselesaikan saja. Karena ada pemerintah daerah dan seluruh pihak berwenang. Kita bangsa yang menyelesaikan masalah," kata Ketua MUI Ma'ruf Amin di Jakarta, hari ini.

Ma'ruf berharap, kasus GKI Yasmin dapat merujuk kepada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri pada Bab IV pasal 14-17 tentang pendirian rumah ibadah.

Dia berharap seluruh pihak melihat permasalahannya dan mencari letak kesalahan kasus GKI Yasmin yang merujuk kepada Peraturan Bersama Menteri tersebut.

"Saya juga tidak mentolerir jika ada umat Islam di daerah minoritas kemudian memaksa melanggar peraturan bersama tersebut, tidak boleh," tambah Ma'ruf.

Selain itu, menurut Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Muchyiddin Junaedi, jika ada warga yang mencoba menjadikan isu ini sebagai isu internasional maka dikhawatirkan memiliki tujuan tertentu.

"Sebagai bangsa dan warga yang baik, jangan coba melemahkan bangsa Indonesia dengan seakan-akan menuduh bangsa ini adalah bangsa yang intoleran," kata Muchyiddin.

Menurut Muchyiddin Dewan Perwakilan Daerah Bogor telah setuju dengan Walikota Bogor Diani Budiarto yang menganggarkan dana sebesar 4,5 miliar rupiah untuk merelokasi gereja tersebut ke tempat yang lebih representatif dimana menurutnya banyak terdapat umat Kristiani.

Walikota, menurut Muchyiddin telah menjalankan keputusan Mahkamah Agung dengan membuka segel GKI namun setelah ditemukan adanya penyalahgunaan pemalsuan tanda tangan sejumlah penduduk oleh Ketua RT Munir Karta maka izin mendirikan bangunan itu kembali dicabut.

"Kami bukan menolak atau menghalang-halangi pendirian rumah ibadah, silakan saja namun harus mematuhi peraturan dan syarat yang telah disepakati," tambah Muchyiddin.
Penulis: Ardi Mandiri
Sumber:Antara

http://www.beritasatu.com/megapolita...smin-aman.html

MUI Minta GKI Yasmin Bersedia Pindah


JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin di Bogor, Jawa Barat, agar bersedia memindahkan tempat ibadah mereka ke lahan relokasi yang disediakan Pemerinta Kota Bogor.

Hal itu disampaikan Ketua Harian MUI Ma’ruf Amin, saat memberikan keterangan pers di Kantor Pusat MUI, Jakarta Pusat.

“Tentang GKI Yasmin, justru malah menjadi masalah baru. MUI meminta agar kita sama-sama kembali kepada Peraturan Bersama Menteri karena peraturan itu bersifat mengikat dan sebagai kesepakatan bersama,” kata Ma’ruf, Rabu (18/1/2012).

Menurut informasi dari MUI Bogor dan Wali Kota Bogor, kata Ma’ruf, permasalahan bermula dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) GKI Yasmin dinilai yang tidak sesuai karena ada hal yang dimanipulasi.

“IMB itu dicabut oleh Wali Kota Bogor, MUI percaya Wali Kota Bogor lebih tahu, maka kita yakin Wali Kota Bogor benar,” sambung Ma’ruf.

“Penyelesaiannya ya kembali ke Peraturan Bersama Menteri itu. MUI mendukung adanya upaya relokasi GKI Yasmin. Wali Kota telah menunaikan tugasnya dan GKI mendapat haknya,” papar Ma’ruf.

http://news.okezone.com/read/2012/01...ersedia-pindah

[Berita] Proyek Pengharum Ruangan di DPR Rp 1,59 M, Kalender Rp 1,3 M

Jakarta - Untuk tahun anggaran 2012, DPR melakukan pengadaan beberapa proyek. Selain perawatan rusa, ada juga proyek pengadaan pengharum ruangan yang total proyeknya senilai Rp 1,6 miliar.

Diambil dari situs resmi milik DPR, Senin (16/1/2012), proyek ini akan menggunakan anggaran tahun 2012. Nama paket proyeknya adalah 'PEWANGI (PENGHARUM RUANGAN) DPR RI'.

Anggarannya diambil untuk tahun 2012. Peserta perusahaan yang ingin ikut bersaing dalam tender ini harus memiliki SIUP Kecil dan Sertifikat Kompetensi dan Kualifikasi Peruasahaan bidang Jasa Lainnya, sub bidang Jasa Pembersih (Cleaning Service) dengan kualifikasi Kecil yang masih berlaku. Selain itu, perusahaan tersebut juga harus memiliki Sertifikat Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) yang masih berlaku.

Pengambilan dokumen lelang dilakukan pada 28 November 2011 pukul 10:00 s/d 6 Desember 2011 pukul 12:00 bertempat di Bagian Gedung dan Pertamanan Gedung Mekanik, Lantai 2, gedung DPR.

Selain pengadaan pewangi itu, Setjen DPR juga melakukan pengadaan percetakan kalender meja dan dinding. Namun anggaran yang digunakan bersumber dari tahun 2011 senilai Rp 1,3 miliar.

Dihubungi terpisah, Humas Setjen DPR Jaka Winarko mengaku tidak mengetahui soal proyek tersebut. "Detailnya saya nggak tahu, apakah proyek itu sudah berlangsung atau tidak," kata Jaka kepada detikcom.

SUMBER

[Berita] Proyek Pengharum Ruangan di DPR Rp 1,59 M, Kalender Rp 1,3 M

[Berita] [Takut Digusur] Warga Jatinangor Resah Dengan Rencana Penghidupan Jalur KA

Quote:
KA di Jatinangor Diaktifkan Mencuat

JATINANGOR,(GM)-
Kabar reaktivasi jalur rel kereta api yang melintasi sejumlah desa di Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang kembali mencuat. Sejumlah warga yang kini menghuni lahan milik PT KA mulai resah. Mereka terancam akan terusir dari lahan yang telah dihuninya selama berpuluh-puluh tahun.

Salah seorang warga Dusun Warung Kalde, RT 01/RW 01, Desa Hegarmanah, Kec. Jatinangor, Ma'ruf (60) saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, rencana reaktivasi jalur KA itu membuatnya sangat kaget. Ia berharap wacana tersebut hanya sekadar isu.

"Informasinya pernah muncul beberapa tahun lalu dan kini kian santer. Tapi mudah-mudahan hanya isu. Jika benar, saya harus pindah ke mana," katanya.

Menurut Ma'ruf, PT KA jangan sampai semena-mena dan melakukan pengusiran begitu saja. Sebab warga yang tinggal di lahan PT KA itu sudah menempati lahan tersebut sejak puluhan tahun. "Tidak mudah bagi kami untuk pergi begitu saja," katanya.

Selain itu, Ma'ruf yakin rencana reaktivasi itu tidak akan terwujud karena warga akan menentangnya. "Saya yakin akan ada perlawanan sengit dari warga jika jalur KA di Jatinangor diaktifikan kembali. Kami minta ada sosialisasi dulu," ujarnya.

Dikatakan Ma'ruf, meski warga mengakui lahan yang ditempatinya milik PT KA, namun wacana reaktivasi jalur KA tersebut harus benar-benar dipertimbangkan dengan matang.

Sementara Kepala Desa Hegarmanah, Ana Suhana menyatakan, beberapa waktu lalu pihaknya pernah diundang untuk bermusyawarah oleh PT KA, terkait rencana pengaktifan kembali jalur KA Cicalengka-Jatinangor-Sumedang. Namun dalam pertemuan tersebut pihaknya tidak hadir sehingga belum ada perkembangan lanjutan.

"Hingga saat ini belum diketahui pasti, kapan jalur KA di Jatinagor tersebut akan kembali diaktifkan. Jika benar, ini mamerlukan proses dan harus disosialisasikan dulu. Apalagi, lahan milik PT KA di Desa Hegarmanah tersebut telah lama dihuni warga," katanya. (B.46)**
http://www.klik-galamedia.com/indexn...20120114093532

[Berita] [Pemborosan Kursi Banggar DPR] Kursi Jepara Termahal Hanya Rp 2,5 Juta

Apakah Ini yang Dinamakan Wakil Rakyat?

JEPARA, suaramerdeka.com - Aroma ketidakpatutan anggaran renovasi ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR yang baru, menyengat pelaku industri furniture dari Jepara. Mereka menguatkan indikasi pemborosan anggaran itu dengan meneliti harga satuan kursi yang biasa beredar di Eropa.

"Saya tersentak menganalisa informasi di media soal harga satu kursi di Banggar yang sampai Rp 24 juta. Menyedihkan lagi itu kursi diimpor dari Jerman," kata HM Jamhari, salah satu pemilik industri furniture Jepara skala besar yang bertahun-tahun melakukan kegiatan ekspor, di antaranya ke negara-negara Eropa.

Ia lantas menunjukkan beberapa kursi yang diproduksi perusahaannya, yang merupakan harga tertinggi dengan kualitas terbaik. "Kalau saya melihat potongan kursi baru di Banggar yang ditampilkan media beberapa hari ini, sungguh itu harga yang sangat berlebihan. Ibarat membeli mobil APV dengan harga Alphard," lanjut pengusaha muda itu.

Menurutnya, kursi baru di Banggar itu tak lebih baik dari kursi yang ia produksi dengan kualitas ekspor nomor satu.

Untuk kursi dengan kayu jati atau mahoni, dengan busa dan kulit kualitas terbaik, harganya cuma 250 dolar AS/unit, atau lebih kurang Rp 2,3 juta. "Kursi kualitas ekspor terbaik yang kami produksi ini busa dan kulitnya kami datangkan dari Italia dengan kualitas pilihan. Kursi ini hidrolik dan sangat nyaman. Harganya tak lebih dari Rp 2,5 juta/unit," katanya.

Sedangkan untuk kursi kualitas menengah yang biasa diekspor ada di kisaran Rp 1,5 juta/unit. "Bagi saya, kursi yang ada di Banggar itu kelasnya biasa," ujarnya.

Jamhari menyatakan, andai perusahaannya mendapatkan order untuk memproduksi kursi dengan harga satuan Rp 24 juta/unit, maka ia akan berpikir bagaimana memproduksi kursi itu bisa berfungsi mengantarkan yang menduduki ke toilet, ruang makan, atau tempat-tempat yang dituju di satu ruangan dengan tetap duduk di kursi itu.

"Atau (dengan harga p 24 juta/unit itu-Red) saya mungkin bisa membuat sebuah kursi yang memiliki fungsi pijat otomatis," ujarnya.

Dari sisi desain, jika juga melihat apa yang tampak dari furniture di ruang Banggar itu tak menunjukkan karakter seni. "Ini tampak berdesain minimalis tapi sangat mangkak. Harganya mewah, tapi potongan kursi dan mejanya jauh dari kesan mewah," lanjutnya. 
AROMA ketidakpatutan anggaran renovasi ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR yang baru, menyengat pelaku industri furniture dari Jepara.

Mereka menguatkan indikasi pemborosan anggaran itu dengan meneliti harga satuan kursi yang biasa beredar di Eropa.

’’Saya tersentak menganalisis informasi di media massa soal harga satu kursi di Banggar yang sampai Rp 24 juta. Menyedihkan lagi, kursi itu diimpor dari Jerman,’’ kata HM Jamhari, salah satu pemilik industri furniture Jepara skala besar yang bertahun-tahun melakukan kegiatan ekspor, di antaranya ke negara-negara Eropa.

Ia lantas menunjukkan beberapa kursi yang diproduksi perusahaannya, terutama yang harga tertinggi dengan kualitas terbaik.

’’Kalau saya melihat potongan kursi baru di Banggar yang ditampilkan media beberapa hari ini, sungguh itu harga yang sangat berlebihan,’’ lanjut pengusaha muda itu.

Menurut dia, kursi baru di Banggar itu tak lebih baik dari kursi yang ia produksi dengan kualitas ekspor nomor satu. Untuk kursi dengan kayu jati atau mahoni, dengan busa dan kulit kualitas terbaik, harganya cuma 250 dolar AS/unit, atau lebih kurang Rp 2,3 juta.

’’Kursi kualitas ekspor terbaik yang kami produksi ini busa dan kulitnya kami datangkan dari Italia dengan kualitas pilihan. Kursi ini hidrolik dan sangat nyaman. Harganya tak lebih dari Rp 2,5 juta/unit,’’ katanya.

Sedangkan untuk kursi kualitas menengah yang biasa diekspor sekitar Rp 1,5 juta/unit. ’’Kursi yang ada di Banggar itu kelasnya biasa,’’ ujarnya.

Jamhari menyatakan, andai perusahaannya mendapatkan order untuk memproduksi kursi dengan harga satuan Rp 24 juta/unit, maka ia akan berpikir bagaimana memproduksi kursi itu bisa berfungsi mengantarkan yang menduduki ke toilet, ruang makan, atau tempat-tempat yang dituju di satu ruangan dengan tetap duduk di kursi itu.

’’Dengan harga Rp 24 juta/ unit itu, saya mungkin bisa membuat sebuah kursi yang memiliki fungsi pijat otomatis,” ujarnya.

Dari sisi desain, jika juga melihat apa yang tampak dari furniture di ruang Banggar itu tak menunjukkan karakter seni. ’’Ini tampak berdesain minimalis tapi sangat mangkak. Harganya mewah, tapi potongan kursi dan mejanya jauh dari kesan mewah,’’ lanjutnya.

Jerman, kata dia, juga bukan terkenal sebagai produsen furniture di Eropa, meski Koln, salah satu kota di negara itu menjadi pasar besar furniture.

Di Eropa, selain Jerman, pasar yang cukup besar ada di Prancis, Spanyol, dan Belanda. ’’Jerman itu lebih menonjol di market place dengan mengandalkan merek. Kalau jago produksi ya Indonesia, China, dan Malaysia,’’ paparnya.

Andre Sundriyo dari Divisi Pemasaran dan Promosi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) mengungkapkan, keputusan mengimpor kebutuhan furniture dari luar negeri itu sangat menyakiti pelaku industri serupa di Dalam Negeri.

’’Di saat industri butuh untuk berkembang, dibina, dan dibela, para pemimpin justru mengimpor. Ini ndak ketemu di nalar,’’ tandas pria yang banyak berkiprah di Jepara itu. (Muhammadun Sanomae-71)
Sumber: www.suaramerdeka.com

[Berita] Thumbs up Pakai Sebut-sebut Nama Anas, Ijazah S1 Nazar Saja Palsu, Kok ya Pede Banget!

Drama yang Dimainkan Nazaruddin Kacangan
Pakai Sebut-sebut Nama Anas, Ijazah S1 Nazar Saja Palsu, Kok ya Pede Banget!

LENSAINDONESIA.COM: Kebusukan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin diblejeti eks koleganya di Partai Demokrat. Adalah Ketua Biro Hukum dan Perundang-undangan Partai Demokrat Jemmy Setiawan yang mengungkap sepak terjang Nazaruddin sebelum bergabung di Demokrat.

“Dari keterangan beberapa kawan-kawan bisnisnya, banyak yang berujung kecewa ketika membangun komitmen dengan Nazaruddin,” kata Jemmy dalam keterangan yang diterima LICOM, Kamis (19/1).

Selain itu, Jemmy juga mendengar dugaan bahwa ijazah sarjana S1 yang dimiliki Nazar adalah ijazah palsu.
“Saya juga mendengar rumor mengenai status ijazah kesarjanaan Nazaruddin yang perlu di verifikasi ke absahannya,” sambungnya.

Nazaruddin sendiri menghabiskan masa sekolah di Pematang Siantar. Ia bersekolah SDN Bangun, Pematang Siantar, SMP Swasta Teladan Bangun, Pematang Siantar dan SMU Swasta Teladan Perk Bangun Pematang Siantar. Nazar kemudian hijrah ke Jakarta dan kuliah di STIE Bisnis Indonesia dan lulus pada tahun 2004.

Sumber : LENSAINDONESIA.COM

[Berita] Angie Suka Barbeque, Tapi Jarang Kasih Tip (Pelayan restorannya matre semua)

TRIBUNnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Namanya restoran Tobak. Ya, tempat itu disebut-sebut sering jadi tempat nge-date dua sejoli Angelina Sondakh dan Kompol Raden Brotoseno. Artis, ataupun tokoh-tokoh lainnya pun kerap makan di tempat tersebut, sebut saja Ririn Dwi Ariyanti, Aldi Bragi, bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Agum Gumelar juga sering datang. Angie menurut Indah termasuk salah satu pelanggan yang terhitung lama.

"Mbak Angie itu termasuk pelanggan lama. Dia memang sering ke sini. Biasanya siang," kata Manajer Restoran Tobak, Ratna Indah.

Selasa lalu, saat Angie berkunjung ke restoran Tobak bersama kekasihnya Brotoseno, mantan putri Indonesia itu memesan makanan yang biasa ia makan, yakni daging panggang. Memang, di restoran Tobak, Barbeque menjadi salah satu menu makanan favorit karena kualitas daging sapinya bagus dan empuk. "Kalau datang dia emang bilang ke saya, biasa ya mbak (pesennya barbeque)," kata Indah.

Menu restoran ala Korea antara lain shabu-shabu yakni menu daging dimasak campur sayur seperti sup, dan yakiniku, yaitu menu daging dimasak seperti kecap manis. Selain itu, makanan paling disuka Angie adalah daing panggang, alias barbeque.

Seorang peramu saji mengatakan Angie jarang menggunakan fasiltias VIP, melainkan membaur dengan orang kebanyakan. Dia juga mengungkapkan, Angie agak pelit bicara, dan terkesan kurang ramah kepala pelayan restoran.

Dia mengatakan, beberapa kali melayani tamu penting seperi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agumg Gumelar. Linda sering makan di ruang VIP. "Mbak Angie itu kurang ramah ke kami. Dibandingkan bu Linda Agum Gumelar dia kurang. Kalau pesan makanan saja ya sikapnya kurang enak lah ke kaminya," kata dia.

Saat memberikan tips kepada pelayan restoran, Angie juga terbilang kurang bersahabat. Ia tidak banyak saat memberikan bonus atau tips kepada pelayan usai makan. Wakil Sekjen Partai Demokrat itu juga jarang memborong makanan untuk dibawa pulang. Ia hanya sering datang, makan lalu kembali pulang. "Kasih sih kasih tips tapi enggak terlalu banyak. Biasa tamu kita di sini ngasihnya Rp 50.000," ujar sang pelayan tadi.

Restoran Tobak yang menyajikan makanan khas Korea. Letak restoran cukup strategis. Berada di bilangan Jakarta Selatan, tidak jauh dari kawasan pusat perniagaan Sudirman (SCBD) membuat tempat ini mudah dijangkau kaum berduit. Terlebih lagi posisinya yang berada persis di pinggir Jalan Wolter Monginsidi, di bilangan Santa.

Saat Tribun berkunjung, kemarin siang, area parkir untuk kendaraan seperti mobil cukup sempit. Apabila tamu berdatangan, lalu-lintas di sekitar tempat itu kerap tersendat karena keluar masuk kendaraan menghambat pelintas.

Suasana di dalam terbilang cukup nyaman. Awal masuk ke ruangan, setiap pengunjung akan disapa 'Doorman", penyambut tamu yang berbusana khas Korea, memakai celemek. Dilengkapi pendingin udara (AC), membuat suasana sangat sejuk, nyaman dan cocok untuk lokasi bersantap.

Ruangan restoran rupanyan didesain dengan nuansa remang-remang, agak irit pencahayaan, lokasi yang cocok untuk pengunjung yang sedang dimabok asmara. Duduk berduaan, bergamitan tangan pun, tidak begitu kentara. Angie dan Broto yang disebut-sebut memadu kasih dalam enam bulan terakhir, setelah almarhum suaminya, artis dan anggota DPR Ajdie Massaid meninggal Februari silam.

Interior dihias rrnamen-ornamen khas Korea. Misalnya tembok bambu dan lampion-lampion kecil. Lokasi tempat favorit Angie-Brotoseno menyantap makan siang juga terlihat tidak terlalu eksklusif. Sayang, saat coba mengambil gambar, Tribun dilarang salah satu petugas keamanan restoran.

Siang itu, tetamu yang datang kebanyakan dari mereka warga negara Korea. Deretan mobil mewah seperti Vellfire dan Alphard mudah ditemui di lokasi tersebut. Hal itu dibenarkan Ratna Indah. "Perbandingannya 80 persen warga Korea, sisanya kita," kata Ratna.

Yadi Petugas Keamanan sekaligus petugas Parkir Restoran Tobak mengatakan Angelina Sondakh merupakan pelanggan restoran itu. Ia sudah sejak lama, dan sering makan di sini. Sejak zaman Adjie Massaid masih hidup, Angie sering berkunjung. "Dia sering datang ke sini. Belakangan, kalau datang bersama adik iparnya," kata Yadi.

Lebih jauh Yadi mengatakan apabila selesai berkunjung Angie tidak pernah memberikan tips kepadanya untuk jasa memarkirkan mobil atau sekadar menjaga. "Enggak pernah kasih tips, paling bayar parkir saja,"jelas Yadi.

Restoran Tobak sendiri buka dari jam 10.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Jam-jam ramai atau banyak tamu kata Yadi biasa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB hingga 14.30 WIB. "Kalau sepinya nanti jam 3 sore sampai jam 5 sore, nanti rame lagi jam 7 malam sampai jam 9 malam," pungkasnya.

http://id.omg.yahoo.com/news/angie-s...005107268.html

[Berita] [OPM] Okto Kecewa Tak Dipanggil Timnas

13 January 2012 | 23:50 - Sepakbola Indonesia

JAKARTA, Mediasepakbola.com- Pemain Persiram Raja Empat, Oktavianus Maniani mengatakan kalau dirinya sangat kecewa dengan keputusan PSSI yang mencoret namanya dari skuad Timnas.

"Kalau dilarang-larang seperti ini,saya dan rekan-rekan dari Papua akan membentuk tim nasional Papua saja" ujarnya kepada mediasepakbola.com, Jumat sore (13\1) di mess Persiram, di Puri Casablanca, Kuningan, Jakarta.

Okto juga menganggap, tidak ada niat baik dari para pengurus PSSI didalam mencari keputusan terbaik bagipara pemain timnas yang kini bermain di ISL.

"Kalau seperti ini kita sebagai pemain bimbang dan bingung, seperti digantung, dan sampai detik ini saya juga belum pernah ditemui oleh para pengurus PSSI terkaiti surat FIFA itu" ujar Okto.

Bambang Nurdiayansah pelatih Persiram Raja Empat, mengatakan baiknya sepakbola di Indonesiaa ini dihukum saja oleh FIFA. "Biar saja sampai batas waktu 20 Maret 2012 lewat, masalah dualisme PSSI ini tidak kelar, biar kita sama-samaa introspeksi diri" kata Bambang.

Hal senada juga terlontar dari mulut Bambang Nurdiayansah, pelatih Persiram. Ia melihat kisruh di PSSI kini bukannya makin membaik tetapi malah makin meruncing. Apalagi sudah dibawa ke pentas politik.

Karena itu ia menyarankan agar kedua belah pihak yang bertikai duduk bersama guna menyelesaikan masalah yang kian pelik ini. "Janganlah memperpanjang masalah ini, pemain dan pelatih adalah pihak yang paling dirugikan jika persoalan ini tidak kunjung reda juga" ujarnya. (BAS)

http://mediasepakbola.com/okto_kecew...erita2145.html

[Berita] Kompor Meledak , Kebakaran Parah Di belakang Hotel Alexis


Kebakaran di Belakang Alexis karena Kompor Meledak


NILAH.COM, Jakarta - Kebakaran yang terjadi di pemukiman padat Jalan Kampung Bandan Raya, di belakang Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara diduga berasal dari kompor yang meledak.

"Akibat kompor tersebut meledak dan menyambar rumah warga lainnya," ujar Gandi seorang warga, Sabtu (14/1/2012).

Suasana di sekitar lokasi kebakaran, warga masih tampak panik. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan dan asap sangat pekat dan sangat menyesakkan bagi warga yang akan memadamkan api.

Meski begitu, hujan yang cukup deras juga membantu petugas memadamkan api, sehingga hanya tinggal beberapa lokasi saja yang membutuhkan untuk dipadamkan.

Petugas pemadam kebaran Pemkot DKI Jakarta Utara saat ini tengah berupaya memadamkan api tersebut. Arus lalu lintas menuju Jalan Kampung Bandan untuk sementara dialihkan. Kendaraan ke Jalan Lodan Raya.